Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan (Mapping) Rencana Kerja dan Penandaan (Tagging) Anggaran Stunting Tahun 2024, yang diselenggarakan di Aula Bappedalitbang Prov Kalteng
Palangka Raya, 06 Februari 2024.
Kepala Dinas P3APPKB Kab.Kapuas dr. Tri Setya utami serta Jajaran Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan (Mapping) Rencana Kerja dan Penandaan (Tagging) Anggaran Stunting Tahun 2024, yang diselenggarakan di Aula Bappedalitbang Prov Kalteng.
Turut hadir Ketua TP PKK Prov Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Kepala Perwakilan BKKBN Prov Kalteng Jeanny Yola Winokan, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait, serta Pj Bupati/Wali Kota se-Kalteng. Hadir pula secara virtual, Koordinator Substansi Kesehatan Ditjen Bina Bangda Kemendagri Arifin Efendy Hutagalung dan TPPS Kabupaten/Kota se-Kalteng
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H Edy Pratowo selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Prov. Kalteng buka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan (Mapping) Rencana Kerja dan Penandaan (Tagging) Anggaran Stunting Tahun 2024, yang diselenggarakan di Aula Bappedalitbang Prov Kalteng, Selasa (6/2/2024).
Dalam sambutannya Wagub mengatakan isu stunting saat ini masih menjadi persoalan serius bagi Pemerintah di semua jenjang, di seluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali di Kalteng. "Stunting merupakan ancaman utama bagi kualitas manusia Indonesia, juga ancaman serius terhadap kemampuan daya saing bangsa. Kolaborasi kerja berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga ke tingkat desa/kelurahan untuk menurunkan stunting," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng Leonard S Ampung mengatakan output dari rakor ini adalah berapa biaya yang sudah dikeluarkan oleh Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait terhadap stunting di Kalteng.
“Melalui pertemuan strategis ini diharapkan data aksi matrik dan indikator kinerja dari Perangkat Daerah/Instansi dan Kabupaten/Kota akan dipertajam dengan mengakomodir indikator yang sudah diusulkan, sehingga dapat difinalisasikan sebagai implementasi Data Rencana Aksi Matrik Daerah,”








Komentar
Posting Komentar