Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal

Kuala Kapuas-Kegiatan Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal untuk balita dan ibu hamil KEK dihadiri oleh Ketua TP PKK,Camat Pulau Petak,Kepala Dinas P-3APPKB,Kepala SOPD lainnya dan TP PKK serta Kader Kelurahan/Desa Kecamatan Pulau Petak.(08/06/2024) di Aula Kecamatan Pulau Petak.


Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting bahwa ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi dan anak berusia dibawah lima tahun (balita) gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi merupakan indikator esensial intervensi spesifik dalam percepatan penurunan stunting. Indikator tersebut menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan memperoleh dukungan dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah dan Pemangku Kepentingan.


Paparan dari Kadis P-3APPKB dr.Tri Setyautami


Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal adalah makanan tambahan pangan lokal yang diberikan untuk memperbaiki status gizi balita dan ibu hamil. Kegiatan PMT tersebut disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, higiene sanitasi untuk ibu, pengasuh dan keluarga. Kegiatan PMT berbahan pangan lokal diharapkan dapat mendorong kemandirian keluarga dalam penyediaan pangan bergizi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.


Ketentuan Penyelenggaraan Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil di Kecamatan Pulau Petak mengacu pada Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil Tahun 2023 Kemenkes RI Tentang Penyelenggaraan Pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil di Kabupaten Kapuas.


Sambutan dan Paparan Ketua TP PKK Agustina Sri Rejeki


Diharapkan dari kegiatan ini intinya harus dibekali agar ke depannya dapat menyiapkan pemberian makanan berbasis bahan lokal. "Sasaran untuk mendapat pemberian makanan ini, sudah ada terdata di masing masing desa atau kelurahan baik ibu hamil KEK maupun balita gizi kurang, yang mana akan diberikan secara bergiliran.





Suasana pengolahan makanan tambahan berbahan lokal 

Komentar