DP-3APPKB MELALUI BIDANG KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA MELAKSANAKAN PROMOSI DAN SOSIALISASI KE KELOMPOK KEGIATAN KETAHANAN KELUARGA DI KECAMATAN KAPUAS HULU
SENIN, 29 OKTOBER 2024. DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN KAPUAS
Kegiatan ini dihadiri oleh:, Kader BKB, Kader KB/kader TPK, TPKK Desa, Kader Poyandu dan Bidang KBKS DP3APPKB Kab. Kapuas.
Tri Bina memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan orang tua maupun anggota keluarga lainnya dalam membina balita maupun remaja. Untuk balita berhubungan dengan pola asuh balita, perkembangan fisik atau tumbuh kembang balita, kemampuan motorik. Sedangkan untuk remaja mengenai cara efektif berinteraksi dengan remaja, bimbingan kepada anak remaja, dan lainnya. Selain itu, Tri Bina juga mengedepankan kesejahteraan lansia agar tetap memiliki produktifitas yang baik di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Berdasarkan uraian tersebut, Tri Bina dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya adalah BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluarga Lansia), dan untuk kelompok PIK-R "Edukasi kepada remaja usia 10 s.d. 24 tahun agar remaja sebelum menikah, siap memasuki masa untuk pernikahannya nanti dengan program namanya PKBR, dengan edukasi Kespro kepada remaja agar nanti remaja yang teredukasi melahirkan anak yang sehat dan tidak stunting serta peran pelaku ekonomi khususnya UPPKA dalam pencegahan stunting selain bernilai ekonomi untuk meningkatkan penghasilan dalam keluarga juga perlu mengedepankan pengembangan produk yang bernilai gizi. Program ini terutama menargetkan keluarga yang telah menjadi akseptor program Keluarga Berencana (KB), dengan tujuan untuk menghubungkan kepentingan kesehatan keluarga dengan pengembangan ekonomi. Kemudian juga disampaikan tentang KIE KB modern.
Peran kelompok Ketahanan Keluarga sangat penting dalam percepatan penanganan stunting. Karena Kelompok tersebut memiliki akses langsung ke masyarakat, sehingga dapat memberikan pengawasan dan pendampingan yang lebih efektif terhadap gizi balita, bimbingan kepada remaja, kesejahteraan Lansia, Kesejahteraan Keluarga dan Kesehatan Masyarakat.




Komentar
Posting Komentar